PANGKALPINANG— Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Fery Afriyanto, mengikuti Rapat Pengelolaan Data Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom dari Ruang Romodong, Kantor Gubernur Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang dikoordinasikan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Bina Keuda) tersebut membahas penguatan pengelolaan dan integrasi data BUMD melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD)-BUMD.
Sekda Fery Afriyanto menyampaikan bahwa integrasi data BUMD merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola perusahaan daerah sekaligus mendukung pembangunan dan peningkatan pendapatan daerah.
“Manfaatnya agar data BUMD terintegrasi, tata kelola yang baik sehingga bisa menunjang pembangunan daerah, pengembangan usaha yang ada di daerah, kemudian pendapatan daerah,” ujarnya.
Melalui penerapan SIPD-BUMD, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembinaan dan pengawasan terhadap perusahaan daerah. Sistem ini juga mendukung pemantauan kondisi kesehatan perusahaan, evaluasi kinerja, serta deteksi dini terhadap potensi permasalahan, termasuk penurunan kinerja dan keterlambatan penyampaian laporan.
Selain itu, integrasi data diharapkan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMD. Data yang tersedia dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembinaan, pengembangan usaha, serta menentukan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja perusahaan daerah.
Pengelolaan data melalui SIPD-BUMD juga diarahkan agar terintegrasi dengan sistem perencanaan dan penganggaran daerah. Dengan demikian, proses penginputan data diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, dan mampu mengurangi duplikasi pekerjaan administrasi.
BUMD memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, baik melalui kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), penyediaan layanan kepada masyarakat, penguatan perekonomian lokal, maupun penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha bagi pelaku UMKM.
Melalui penguatan digitalisasi dan tata kelola tersebut, BUMD diharapkan semakin profesional, sehat, dan berdaya saing sehingga mampu memberikan kontribusi optimal bagi pendapatan daerah serta kesejahteraan masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.